Jumat, 01 Januari 2016

Visi misi strategi sukses dimasa depan

Beberapa langkah management diri untuk mencapai sukses yang bisa kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari yang saya ringkas dari sedikit ilmu manajemen yang saya peroleh dari bangku kuliah, semoga bermanfaat. Salam sukses, bahagia selalu untuk Anda semua. Biar ga bingung silakan baca artikel sebelumnya sebelum baca artikel yang ini.


Perbedaan bagi orang yang menerapkan POAC dengan yang  tidak antara lain bagi yang tidak menerapkan POAC indikatornya yakni orang tersebut mudah dipengaruhi dengan sesuatu yang negative baik dari dalam diri sendiri maupun dari luar. Contoh kecil tawuran mahasiswa, orang tua susah payah besarkan dari bayi gedenya malah mati sia-sia. Kenapa begini, diantaranya karena mereka tidak menerapkan POAC dalam kehidupannya. Kalo mereka mem-POAC sebaik mungkin dirinya maka sukses di masa depan yang mereka tetapkan insya Allah bisa tercapai. Hidup dijalani penuh arti, maaf tidak seperti kuning-kuning yang mengambang di kali, yang mudah terombang ambing kemana-mana, ada juga yang stag masuk septi tank.

Terus bagaimana caranya agar kita bisa sukses dimasa depan? Caranya yakni dengan menerapkan POAC dalam kehidupan kita sehari-hari, Langkah pertama kita bikin Planning untuk diri kita. Visi kita, What believe we can be, cita-cita kita, mau jadi apa kita dalam jangka waktu berapa tahun ke depan.  Misi kita, What we believe we can do, apa saja  yang harus kita lakukan untuk mencapai visi yang sudah kita tetapkan. Jujur saya dulu juga tidak kepikiran kuliah, lulus sekolah SMK Teknik Audio Video langsung kerja melalang buana ke luar daerah. Dulu waktu  saya kerja pasang panel  katodik untuk mencegah korosi pada pipa gas Pertamina di pedalaman Palembang , saya pernah dinasehatin oleh seseorang Bos saat ngobrol-ngobrol santai di warung.

Waktu itu ada 3 orang tentara yang siang bolong, panas terik lari-lari muteriin kawasan Pertamina pedalaman Palembang itu, dalam hati saya kuat amat ini tentara siang bolong muterin kawasan hehe… mungkin lagi patroli siang. Kembali ke topic ya, jadi pas tentara-tentara yang lari-lari siang bolong panas terik  itu lewat beliau nasehatin saya, Kamu kenapa tidak kuliah lagi, sayang masih muda masa depan masih panjang. Mendingan kamu kuliah lagi, kalo ga kuliah kamu stagnan ga akan berubah begini aja terus jadi kuli. Lihat Bos-Bos itu kerjanya kaya gitu doang, kamu jungkir balik kalah jauh dengan Bos-Bos itu mereka gajinya Dolar. Kalo kamu kuliah mungkin kamu bisa dapat yang lebih baik dari mereka.

Setelah 2 tahun lebih waktu berlalu alhamdulillah sadar diri ini, kembali kejalan yang benar dan kuliah dengan sebaik mungkin.  Kita perhatikan aja hari ini banyak sekali lowongan kerja dibursa lowongan baik yang online maupun offline dari perusahaan nasional maupun multi nasional yang membuka rekruitmen karyawan barunya mayoritas untuk level  D3 / Sarjana, tidak banyak untuk level SLTA kalo pun ada gajinya cuma UMR (untuk Makan Repot).  Bersyukur bagi Anda yang bisa kuliah, dibiayain orang tua lagi. Bagi yang belum bisa kuliah tetap semangat kerja keras, Planing diri Anda, bikin Visi, Misi sebaik mungkin raih sukses Anda di masa depan.


Langkah kedua untuk mencapai sukses dimasa depan yakni Organising. Kita Organize diri kita untuk melakukan misi-misi kita yang sudah tadi kita susun, agar visi / cita-cita kita tercapai. Sebab kalo diri kita tidak terorganising dengan baik, maka visi bisa gagal, karena misi-misi yang kita susun tidak tertunaikan dengan baik. Contoh 2 tahun lagi kita mau daftar kuliah, misi yang kita lakukan sekarang misalnya nabung 40% dari gaji kita tiap bulan. Kurangi jajan, jalan-jalan dll. Kita jaga jarak dengan teman-teman yang kurang baik”, cari lingkungan bergaul yang mendukung visi kita misalnya kalo di Tangerang ikut pembinaan pemuda dari lembaga Non-Profit Yayasan Sahabat Muda Tangerang biar hidup lebih terarah dengan baik. Kenali potensi diri, bakat kita apa, gali lebih dalam tekuni. Organize jadwal kegiatan kita dari pagi sampai pagi lagi, harian, mingguan mapun bulanan, kurangi kegiatan yang tidak produktif karena waktu kita tidak banyak.

Langkah ketiga untuk mencapai sukses  dimasa depan yakni Actuating. Mulailah ambil tindakan sekarang. Sebenarnya kita semua punya jiwa berani berkorban untuk mencapai  sukses dimasa depan masalahnya kita ini penegecut sering menunda ambil tindakan, besok-besok deh, ntar-ntar aja deh. Sementara waktu terus berjalan akhirnya menyesal dikemudian hari kenapa ya dulu saya tidak begini begitu …  hmm.. coba kalo saya dulu begitu… mungkin ga begini… Mari mulai ambil tindakan sebelum ada penyesalan sedikit demi sedikit kita mulai lakukan apa saja yang sudah kita susun dalam langkah sebelumnya dalam Planning & Organising.

Langkah terahir untuk mencapai sukses dimasa depan yakni Controling. Kita control, kuasai, awasi, batasi diri kita agar tetap di jalan yang benar sesuai dengan langkah-langkah sebelumnya yang sudah kita susun.  Kita batasi bener-bener diri kita mana yang boleh dan yang tidak boleh kita lakukan, jangan seperti air di daun kelor.  Kita awasi diri kita, hukum diri ini bila suatu waktu melakukan kesalahan  dengan sesuatu hal yang positif. Misalnya target nabung 40% dari gaji tiap bulan buat daftar kuliah 2 tahun lagi. Pada bulan berikutnya target meleset kita lebih besar pasak dari pada tiang. Hukum diri dengan tiap hari bawa nasi & minum dari rumah jadi hemat.  

Terus kita control, kita evaluasi  diri kita apakah dengan misi-misi tersebut visi yang kita harapkan bisa tercapai sesuai waktu yang kita tetapkan, kalo belum berhasil coba ganti dengan misi-misi yang lain. Kita harus terus kreatif & inovatif, mikir out of the box, jangan kaya katak di dalam tempurung.  Katak dalam tempurung ini tidak mau meloncat lagi seumur hidupnya, karena tiap loncat gagal mulu, mentok tempurung yang mengurungnya. Padahal kalo katak ini mau lebih keras, berkorban berusaha lagi, si katak ini bisa bebas, melompat setinggi-tingginya menikmati  indahnya dunia di luar tempurungnya. Sekian sharing saya semoga bermanfaat jangan lupa juga libatkan Allah dalam setiap langkah kita. Karena Allah kita bisa jadi seperti sekarang ini, jangan lupa diri kaya Qorun, si harta karun.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar