Perbedaan bagi orang yang menerapkan POAC dengan yang tidak antara lain bagi yang tidak menerapkan
POAC indikatornya yakni orang tersebut mudah dipengaruhi dengan sesuatu yang
negative baik dari dalam diri sendiri maupun dari luar. Contoh kecil tawuran
mahasiswa, orang tua susah payah besarkan dari bayi gedenya malah mati sia-sia.
Kenapa begini, diantaranya karena mereka tidak menerapkan POAC dalam
kehidupannya. Kalo mereka mem-POAC sebaik mungkin dirinya maka sukses di masa
depan yang mereka tetapkan insya Allah bisa tercapai. Hidup dijalani penuh
arti, maaf tidak seperti kuning-kuning yang mengambang di kali, yang mudah
terombang ambing kemana-mana, ada juga yang stag masuk septi tank.
Terus bagaimana caranya agar kita bisa sukses dimasa depan?
Caranya yakni dengan menerapkan POAC dalam kehidupan kita sehari-hari, Langkah
pertama kita bikin Planning untuk
diri kita. Visi kita, What believe we can be, cita-cita kita, mau jadi apa kita
dalam jangka waktu berapa tahun ke depan.
Misi kita, What we believe we can do, apa saja yang harus kita lakukan untuk mencapai visi
yang sudah kita tetapkan. Jujur saya dulu juga tidak kepikiran kuliah, lulus
sekolah SMK Teknik Audio Video langsung kerja melalang buana ke luar daerah. Dulu
waktu saya kerja pasang panel katodik untuk mencegah korosi pada pipa gas Pertamina
di pedalaman Palembang , saya pernah dinasehatin oleh seseorang Bos saat
ngobrol-ngobrol santai di warung.
Waktu itu ada 3 orang tentara yang siang bolong, panas terik lari-lari
muteriin kawasan Pertamina pedalaman Palembang itu, dalam hati saya kuat amat
ini tentara siang bolong muterin kawasan hehe… mungkin lagi patroli siang.
Kembali ke topic ya, jadi pas tentara-tentara yang lari-lari siang bolong panas
terik itu lewat beliau nasehatin saya, Kamu
kenapa tidak kuliah lagi, sayang masih muda masa depan masih panjang. Mendingan
kamu kuliah lagi, kalo ga kuliah kamu stagnan ga akan berubah begini aja terus jadi
kuli. Lihat Bos-Bos itu kerjanya kaya gitu doang, kamu jungkir balik kalah jauh
dengan Bos-Bos itu mereka gajinya Dolar. Kalo kamu kuliah mungkin kamu bisa
dapat yang lebih baik dari mereka.
Setelah 2 tahun lebih waktu berlalu alhamdulillah sadar diri ini,
kembali kejalan yang benar dan kuliah dengan sebaik mungkin. Kita perhatikan aja hari ini banyak sekali lowongan
kerja dibursa lowongan baik yang online maupun offline dari perusahaan nasional
maupun multi nasional yang membuka rekruitmen karyawan barunya mayoritas untuk level
D3 / Sarjana, tidak banyak untuk level SLTA
kalo pun ada gajinya cuma UMR (untuk Makan Repot). Bersyukur bagi Anda yang bisa kuliah, dibiayain
orang tua lagi. Bagi yang belum bisa kuliah tetap semangat kerja keras, Planing
diri Anda, bikin Visi, Misi sebaik mungkin raih sukses Anda di masa depan.
Langkah kedua untuk mencapai sukses dimasa depan yakni Organising. Kita Organize diri kita
untuk melakukan misi-misi kita yang sudah tadi kita susun, agar visi / cita-cita
kita tercapai. Sebab kalo diri kita tidak terorganising dengan baik, maka visi bisa
gagal, karena misi-misi yang kita susun tidak tertunaikan dengan baik. Contoh 2
tahun lagi kita mau daftar kuliah, misi yang kita lakukan sekarang misalnya
nabung 40% dari gaji kita tiap bulan. Kurangi jajan, jalan-jalan dll. Kita jaga
jarak dengan teman-teman yang kurang baik”, cari lingkungan bergaul yang
mendukung visi kita misalnya kalo di Tangerang ikut pembinaan pemuda dari
lembaga Non-Profit Yayasan Sahabat Muda Tangerang biar hidup lebih terarah
dengan baik. Kenali potensi diri, bakat kita apa, gali lebih dalam tekuni. Organize
jadwal kegiatan kita dari pagi sampai pagi lagi, harian, mingguan mapun
bulanan, kurangi kegiatan yang tidak produktif karena waktu kita tidak banyak.
Langkah ketiga untuk mencapai sukses
dimasa depan yakni Actuating. Mulailah
ambil tindakan sekarang. Sebenarnya kita semua punya jiwa berani berkorban
untuk mencapai sukses dimasa depan
masalahnya kita ini penegecut sering menunda ambil tindakan, besok-besok deh,
ntar-ntar aja deh. Sementara waktu terus berjalan akhirnya menyesal dikemudian
hari kenapa ya dulu saya tidak begini begitu … hmm.. coba kalo saya dulu begitu… mungkin ga
begini… Mari mulai ambil tindakan sebelum ada penyesalan sedikit demi sedikit
kita mulai lakukan apa saja yang sudah kita susun dalam langkah sebelumnya dalam
Planning & Organising.
Langkah terahir untuk mencapai sukses dimasa depan yakni Controling. Kita control, kuasai,
awasi, batasi diri kita agar tetap di jalan yang benar sesuai dengan langkah-langkah
sebelumnya yang sudah kita susun. Kita
batasi bener-bener diri kita mana yang boleh dan yang tidak boleh kita lakukan,
jangan seperti air di daun kelor. Kita awasi
diri kita, hukum diri ini bila suatu waktu melakukan kesalahan dengan sesuatu hal yang positif. Misalnya target
nabung 40% dari gaji tiap bulan buat daftar kuliah 2 tahun lagi. Pada bulan
berikutnya target meleset kita lebih besar pasak dari pada tiang. Hukum diri dengan
tiap hari bawa nasi & minum dari rumah jadi hemat.
Terus kita control, kita evaluasi diri kita apakah dengan misi-misi tersebut
visi yang kita harapkan bisa tercapai sesuai waktu yang kita tetapkan, kalo belum
berhasil coba ganti dengan misi-misi yang lain. Kita harus terus kreatif &
inovatif, mikir out of the box, jangan kaya katak di dalam tempurung. Katak dalam tempurung ini tidak mau meloncat
lagi seumur hidupnya, karena tiap loncat gagal mulu, mentok tempurung yang
mengurungnya. Padahal kalo katak ini mau lebih keras, berkorban berusaha lagi,
si katak ini bisa bebas, melompat setinggi-tingginya menikmati indahnya dunia di luar tempurungnya. Sekian
sharing saya semoga bermanfaat jangan lupa juga libatkan Allah dalam setiap
langkah kita. Karena Allah kita bisa jadi seperti sekarang ini, jangan lupa
diri kaya Qorun, si harta karun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar